Cerita Piknik

The Great 50 Show, Pertunjukan Sirkus Terbaik dan Terbesar hadir di Surabaya

The Great 50 Show, Pertunjukan Sirkus Terbaik dan Terbesar hadir di Surabaya. Setelah 50 tahun perjalanannya, kelompok Oriental Circus Indonesa kembali menyapa Kota Pahlawan dengan suguhan atraksi yang mengagumkan selama 2 jam.

Jika kamu bisa berdiri dengan kakimu, kamu harus bisa berdiri dengan tanganmu ~ Hadi Manansang

Sirkus mengingatkan saya pada telenovela Kassandra jaman 90-an yang mengangkat kehidupan seorang gadis Gipsy.

Hujan rabu sore (13/3) mengiringi kota Surabaya, ketika The Great 50 Show akan memulai pertunjukan perdananya. Tenda raksasa berwarna kuning yang berdiri megah di Parkir Utara Lenmarc Mall, hanya menatap pasrah kepada calon penonton sirkus yang terjebak hujan.

Sedikit reda, saya berlari menerjang tetesan basah menuju tenda masuk. Tak sabar rasanya menonton pertunjukan sirkus yang belum pernah saya tonton secara langsung.

Bayangan gerak akrobatik meliuk-liuk di udara hingga permainan api mendominasi pikiran saya. Kalau biasanya hiburan seperti ini hanya ada di TV, sore ini benar-benar akan hadir di depan mata saya.

The Great 50 Show, Pertunjukan Sirkus Terbaik dan Terbesar hadir di Surabaya

Masuk ke dalam tenda, suasana belum terlalu ramai. Yang paling menonjol keberadaan bola raksasa yang memenuhi bagian tengah ruangan.

Sebelah kanan tenda terdapat booth makanan dan minuman. Sementara di sebelah kiri terdapat area bermain anak. Di sisi ini cukup semarak. Ada tempat mewarnai, perusutan, dan bagi-bagi balon aneka bentuk. Pengunjung juga dapat membeli official merchandise, studio akrobatik, dan body painting secara gratis.

Menjelang pukul 7 malam, pertunjukan dimulai. Saya dan beberapa teman yang malam itu nonton bareng, segera menuju pintu masuk.

Ini adalah acara nonton sirkus pertama saya. Dari sekian kursi yang memadati tepi panggung, saya ambil posisi paling strategis. Bagian depan.

Perjalanan Oriental Circus Indonesia

Oriental Circus Indonesia pertama kali menyuguhkan pertunjukan besar pada tahun 1967 yang diilhami oleh seorang pecinta sirkus, Hadi Manansang.

Sebelum di Indonesia, Hadi bekerja sebagai pembawa peralatan sirkus dari Inggris yang mengadakan pertunjukan keliling dunia. Akibat Perang Dunia II, sirkus tersebut kembali ke negara asalnya. Dan Hadi berlayar ke Indonesia.

Oriental Circus Indonesia (OCI) merupakan kelompok sirkus pertama Indonesia yang beranggotakan sekelompok orang yang hobi dan cinta seni akrobatik. OCI bahkan beberapa kali mewakili Indonesia dalam Festival Seni Akrobatik Internasional, hingga pada tahun 1996 meraih Piala Luar Biasa di Wuhan-China.

OCI juga telah keliling daerah di Indonesia dan bekerjasama dengan sirkus asal Amerika, Inggris, China, Italia, India, dan Eropa untuk mengadakan pertunjukan berkelas Internasional

Dan pertunjukan sirkus The Great 50 Show di Surabaya kali ini diselenggarakan oleh kreator dan operator atraksi keluarga, Ananta Harsa Group (AHG).

“The Great 50 Show adalah sebuah perayaan akan perjalanan panjang yang sarat denga kegembiraan, kerja sama, dan juga keanekaragaman seni,” ungkap Hans Manansang, Managing Director Ananta Harsa Group.

Pertunjukan The Great 50 Show di Surabaya

The-Great-50-Show-hadir-di-Surabaya

Pertunjukan dimulai dengan kemunculan 2 gadis yang menjemur pakaian pada pagi hari. Kemudian datanglah lelaki bersepeda yang menggoda cewek tersebut.

Adegan pembuka ini menurut saya lumayan menghibur. Sebagian penonton sampai berteriak, “Eaa…” untuk menanggapi perbuatan sang lelaki.

Sebelumnya ada lelaki yang masuk sambil menarik kereta berisikan boneka binatang dan bergerak seakan memperkenalkan diri kepada penonton.

Untuk diketahui, pertunjukan sirkus The Great 50 Show ini untuk pertama kalinya tidak menampilkan binatang. Sebagai pengganti menggunakan boneka atau binatang jadi-jadian.

Menurut Hans Manansang, meski tanpa binatang, AHG menggabungkan konsep akrobat dengan suatu art dan teknologi. Yang pasti penonton akan mendapat pengalaman menonton yang seru dan berbeda dari sebelumnya.

Lagu-Oriental-Circus-Surabaya

Meski tanpa binatang, pertunjukan sirkus ini tetap menarik dinikmati. Beragam atraksi kombinasi sirkus tradisional dan modern menyedot ratusan pasang mata yang malam itu menjadi saksi. Tepuk tangan membahana beberapa kali ditunjukkan penonton untuk memberi semangat para pemain.

Adegan Sirkus The Great 50 Show

Layaknya film, pertunjukan The Great 50 Show mengangkat kisah perjalanan seorang anak lelaki bernama Noah.

Noah adalah seorang pekerja serabutan di Shanghai yang bergabung dalam kelompok sirkus Nomaden keliling dunia. Ia takjub dengan aksi akrobatik dan pertunjukan sirkus yang ditampilkan.

Karena suatu masalah (digambarkan dengan adegan Tiger Invasion), Noah harus meninggalkan kelompok sirkus dan berlayar ke Indonesia. Ia lalu memulai hidup baru sebagai seorang pedagang bersama keluarganya.

Kecintaannya terhadap sirkus ditularkan kepada ketiga anak lelakinya. Mereka dilatih, hingga membentuk grup pemain sirkus dan menghibur masyarakat di laun-alun kota. Kesuksesan pertunjukan itu membuatnya membentuk Oriental Circus.

Akan tetapi dalam perjalanannya, Noah berhadapan dengan musuh berwujud harimau. Satu-satunya cara adalah Ia harus berdamai dengan sang harimau.

Semua kisah di atas diceritakan dalam beberapa adegan, yaitu:

Babak I

Prolog lagu It’s a Celebration
Shanghai, permainan Slackline dan Hoverboard
Discovering the Circus dengan atraksi Icarian
Tiger Invasion adalah tarian api
Travel Across Asia berupa Aerial Silk yang memukau dan Noah’s ark
Welcome to Indonesia, permainan tradisional sirkus puppetry
Falling in Love, permainan hula hoops dan aerial hoop
Becoming the Circus

Babak II

Lagu Ten Golden Years
Flying Trapeze
Mixed Acrobatics
Teeter Board
The Nightmare sebuah pertunjukan laser paduan teknologi dan seni
Tiger Vision, atraksi wheel of death yang menakjubkan tapi juga gokil

Tiap adegan berlangsung selama 20 menit.

Sensasi nonton The Great 50 Show di Surabaya

Ada rasa senang, bahagia tapi juga menegangkan selama nonton pertunjukan The Great 50 Show. Para pemainnya sangat profesional. Hampir setiap gerakan yang ditampilkan tidak ada yang gagal.

Yang masih sulit terlupakan adalah video mappingnya menggunakan studio Sembilan Matahari nan megah dengan permainan cahaya dan warna keseluruhan adegan.

Setiap babak dihiasi pola grafis kontemporer, sudut pandang lanskap surelis, dan nuansa klasik dinamis laksana grafis gelombang ombak samudra serta kilatan api dan cahaya. Lighting Designer ini digarap oleh Alberta Wileo, penata cahaya berbakat Indonesia yang berbasis di Singapura.

Begitupun dengan musiknya yang hidup dengan lagu orisinil dan sebelumnya belum pernah dibuat sirkus lain di Indonesia. Ditangani oleh Komposer dan music director Nikita Dompas.

Secara keseluruhan saya juga urun jempol untuk tim kreatif yang bergerak cepat dan tepat waktu. Dibalik kesuksesan penyelenggaraan sirkus, terdapat nama-nama besar, antara lain Peter Wilson, sang Director; Patrick Larsen, Designer; Fillipo Ferraresi, Casting Director; dan Jerome Maurel, Acrobatics Director.

Bagi teman Piknikers yang ingin nonton The Great 50 Show, Pertunjukan Sirkus Terbaik dan Terbesar hadir di Surabaya, tiketnya sudah bisa dibeli di www.thegreat50show.com mulai dari harga Rp. 100.000,- hingga Rp. 375.000,-.

Berikut ini jadwalnya:

  • Selasa – Kamis, jam 19.00 WIB
  • Jumat, jam 16.00 dan 19.00 WIB
  • Sabtu – Minggu, jam 10.00, 16.00, dan 19.00 WIB

26 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *