Inspirasi Pensil Faber-Castell menembus Kreatifitas Tanpa Batas

Inspirasi Pensil Faber-Castell menembus kreatifitas tanpa batas. Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan di dunia ini, kecuali kemauan menembus daya imajinasi diri sendiri. Jejak inspirasi ada di mana-mana, di lingkungan sekitar, bahkan hal paling dekat, mengunggah mimpi-mimpi indah menjadi sebuah maha karya fenomenal.

Hari ini saya piknik ke Mall. Alaaahhh, piknik ke Mall aja kok bangga. Ya, sih, habisnya piknik ke pantai takut pigmentasi kulit, secara udara kota Surabaya udah kayak udara pantai, suam-suam kuku. Gak pakai piknik ke pantai pun, kulit saya sudah hitam eksotis cenderung legam. Enakan nge-Mall sambil ngadem πŸ˜€

Dance of Creativity, gaun karya instalasi pensil Faber=Castell

Dance of Creativity, gaun karya instalasi pensil Faber=Castell

Pengalaman piknik saya hari ini membawa pulang banyak manfaat. HP saya sampai penuh dengan foto-foto karya seni cantik, seneng banget, soalnya dalam dua hari ke depan ada bahan buat upload foto di Instagram hehe..

Ceritanya 30 Mei 2016, Faber-Castell sedang mengadakan Pameran seni dengan tema Kreativitas Tanpa Batas. Pameran ini berlangsung di Atrium Grand City Mall mulai dari 30 Mei hingga 5 Juni 2016.

Pameran Faber-Castell

Siapa sih yang gak tau Faber-Castell?
Ah, anak SD aja tau! πŸ˜€

Faber Castell adalah merek berbagai macam alat tulis. Mulai dari pensil, spidol, crayon, bolpoint, dan segala macam perangkat seni dan grafik. Kalau masih ingat jaman Ebtanas dulu yang mewajibkan murid pakai pensil 2B, seperti itulah pensil Faber-Castell. Kualitas hitamnya legam baik, mirip kulit eksotis saya.

Inspirasi Pensil Faber-Castell menembus kreatifitas tanpa batas. Pameran Seni Faber-Castell di Surabaya menampilkan maha karya seni paling kreatif yang pernah saya lihat. Ada baju yang disusun dari 5000 butir pensil, lukisan Monalisa yang diaplikasikan dari pensil, lukisan akrilik warna diatas textil payung, lukisan-lukisan menawan. Ada juga replika kapal pinisi yang dibuat dari ribuan tutup connector pen! Siapa yang gak terbelalak, indah dan cakep-cakep pokoknya!

The Look . Karya seni memang harus di lihat dan dinikmati, kan? πŸ™‚

Foto kiriman Yuniari Nukti (@yuniarinukti) pada

Sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua di dunia, Faber-Castell mendukung pembentukan generasi kreatif di Indonesia. Pameran ini sebelumnya terselenggara di beberapa kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, pekan ini di Surabaya, selanjutnya beralih ke Medan. Dipilihnya kota Surabaya dalam ajang pameran ini karena Surabaya sebagai salah satu kota besar yang banyak tumbuh orang-orang kreatif.

Creative Marker on Canvas media sepatu

Creative Marker on Canvas media sepatu

Sejak tahun 2011, Faber-Castell aktif mengadakan kegiatan yang bersifat kompetisi, diantara lomba gambar kategori nasional untuk anak-anak yang diikuti puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia, lomba kepedulian lingkungan menggunakan produk Art & Graphic, dan untuk memicu semangat menulis di atas media kertas, Faber-Castell juga menantang kaum muda Indonesia melalui lomba menulis cerita pendek. Kalau gak salah ingat, ada beberapa teman blogger yang pernah ikut kompetisi ini.

Creative Marker on Plastic

Creative Marker on Plastic

Dalam jumpa pers hari ini, pembukaan Pameran Seni Faber-Castell di hadiri oleh Ibu Walikota Surabaya, Tri Risma Harini. Dalam sambutannya, Bu Risma mengajak orang tua agar membebaskan anak-anak aktif berkreasi. Bu Risma mengingatkan orang tua agar jangan terlalu melarang anak-anak berbuat sesuatu. Anak yang aktif dapat melatih kecerdasan otak kanan dan otak kiri berjalan bersamaan. Di mata Bu Risma, setiap anak berhak sukses karena kunci sukses seseorang berawal dari kedisiplinan mereka.

Pameran Faber-Castell

Sepakat dengan yang disampaikan Ibu Walikota, Fransiska Remila, Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, bahwa negeri yang berhasil adalah negeri yang memiliki kreatifitas tinggi. Kreatifitas tak harus dimiliki para seniman karena kreatifitas sebagai dasar inovas kesejahteraan dan kesuksesan.

Jalasveva Jayamahe, perahu Pinisi dari connectorpen

Jalasveva Jayamahe, perahu Pinisi dari connectorpen

Tentang Hari Pensil dan Legenda Pensil Castell 9000

Pernah dengar Hari Pensil? Saya sih, belum huahaha..

Dalam catatan sejarah, seorang seniman dunia, Vincent Van Gogh, pernah menuliskan sebuah surat kepada temannya, seperti ini bunyinya:

β€œSaya ingin menceritakan kepadamu mengenai sebuah pensil yang Saya dapatkan dari Faber, pensil ini sangat ideal dari sisi ketebalannya, sangat lembut dan memiliki kualitas yang sangat baik, hitamnya sangat baik dan sangat cocok digunakan untuk skala besar”

Mona Lisa

Mona Lisa

Kelahiran Van Gogh pada 30 Maret 1853 dan tercatat pernah menggunakan pensil Faber-Castle, dijadikan sebagai peringatan Hari Pensil. Kesuksesan besar Van Gogh sebagai seorang seniman tak diragukan lagi, maha karya seni yang dihasilkan Van Gogh semua diawali dari sebuah goresan pensil.

Semua dimulai dengan pensil, dari catatan kecil, sketsa sederhana atau coretan acak, serta sumber dari inspirasi dan ide yang tidak mungkin dapat diwakilkan dari benda lain.

Charly

Charly

Dalam karya seni, pensil dianggap alat paling sederhana yang berperan penting dari titik awal kreasi, yang berdampak pada dunia, ranah seni, sastra hingga ilmu pengetahuan. Sebagai merek pensil tertua, Faber-Castell memiliki pensil legendaris, namanya Castell 9000. Uniknya, pensil Castell 9000 dikenalkan pada tahun 1905 dan hingga saat ini tidak mengalami perubahan bentuk. Hexagonal Castell 9000 tidak licin di tangan serta dilengkapi lead (isi pensil) yang terdiri atas 16 tingkatan kekerasan.

Connectorpen plan

Connectorpen plan

Perkembangan negara maju tampak sekali menunjukkan proses kreatif. Dari Creative Thinking menjadi Creative Making. Seperti yang tampak mewah pada Pameran Faber-Castell sebuah karya instalasi menggunakan medium pensil yang dibuat oleh seorang seniman asal Jerman, Kerstin Sculz.

Acrylic Colours on Textile media Payung

Acrylic Colours on Textile media Payung

Inspirasi Pensil Faber-Castell menembus kreatifitas tanpa batas bisa teman-teman temukan di Pameran Seni Faber-Castell di Grand City Surabaya. Selama pameran berlangsung, banyak kegiatan seru yang bisa diikuti, seperti Workshop menggambar Desain Karakter, Mewarnai & Craft bersama Faber-Castell, Mewarnai Buku Colouring for Relaxation, Bermain seru di Connectorpen Pool dan Creative Marker & Acrylic Colour. Jadi, jangan sampai gak lihat, ya, sayang banget, lho! Bertabur hadiah juga! Saya sudah borong hadiah banyak tadi… πŸ˜€

  1. author

    Dwi Aprilytanti Handayani1 year ago

    kereeen-kereeen karya seninya. foto-fotonya pun cakeep mbak jadi mupeng kemari πŸ™‚

    Reply
  2. author

    Eda Akbar1 year ago

    fabercastel pencil tak pake terus sampe skrg
    yg spidolnya biasa dipake ara mewarnai di sekolah

    Reply

Leave a reply "Inspirasi Pensil Faber-Castell menembus Kreatifitas Tanpa Batas"